Halaman

Halaman facebook kami

Sabtu, 05 Januari 2013

AHmad Bustomi Jadi Korban Fitnah

Kisruh PSSI dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk memperkeruh suasana. Mereka menggunakan pernyataan palsu dengan mencomot akun jejaring sosial pemain.
Salah satu yang menjadi korban fitnah tersebut adalah gelandang Mitra Kukar, Ahmad Bustomi. Sebuah media online memberitakan bahwa mantan gelandang Arema Indonesia itu mendorong para pemain ISL untuk berontak dan membela Timnas, dengan menuliskan kutipan seolah-olah pernyataan tersebut diungkapkan Bustomi lewat akun Twitter-nya.
“@Bustomi_19: sebarkan “Bepe (Bambang Pamungkas) sampai sekarang tidak pernah disanksi KPSI kenapa pemain ISL lain harus takut bela timnas? lawan KPSI cuma OMDO”
Gelandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 itu pun memberikan klarifikasinya kepada wartawan.
“Palsu, kalau asli tidak mungkin dong. Twitter-ku aku yang pegang tidak pernah ngetweet masalah balbalan (sepak bola),” kata pemain asli Jombang, Jawa Timur itu lewat pesan singkatnya. “Saya juga heran.”
Mitra Kukar, yang berkompetisi di Liga Super Indonesia (ISL), mengambil sikap di tengah dualisme organisasi antara PSSI kubu Djohar Arifin dan PSSI kubu La Nyalla Mattalitti.
Seperti semua klub ISL yang bernaung di bawah organisasi pimpinan La Nyalla Mattalitti, mereka tidak mau melepas pemainnya untuk membela Timnas hingga Djohar Arifin melepas jabatannya. Alasannya, Djohar sudah mendapat mosi tidak percaya dari mayoritas anggota PSSI.
Anggota PSSI mayoritas ini kemudian menggelar Kongres Luar Biasa yang akhirnya mengangkat La Nyalla sebagai ketua umum baru. Hingga saat ini, kubu La Nyalla terus berjuang mendapatkan legitimasinya, yang masih terganjal di FIFA.
Timnas sendiri saat ini masih dikelola oleh kubu Djohar Arifin Husin.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar